img_2990

Rektor Unisba : APPHEISI akan Memperkuat Indonesia di Bidang Ekonomi Islam

HUMAS-Rektor Unisba, Prof. Dr. dr. M. Thaufiq S. Boesoirie, MS., Sp. THT-KL(K) mengungkapkan, Asosiasi Peneliti dan Pengajar Hukum Ekonomi Islam Indonesia (APPHEISI) merupakan asosiasi yang akan memperkuat posisi Indonesia di bidang ekonomi Islam yang sudah menjadi sentral. Karenanya Rektor berharap agar APPHEISI dapat bekerja sama dengan Perguruan Tinggi lain untuk mensosialisasikan kegiatan ekonomi Islam ini di seluruh bangsa ini.

“Masyarakat awam perlu dilakukan sosialisasi ekonomi Islam itu seperti apa. Tidak hanya ikut-ikutan tentang bank syariah. Jalur dari perguruan tinggi ini merupakan ujung tombak yang harus mendapatkan suatu perhatian ketika kita menyampaikan seperti apa ekonomi Islam itu kepada masyarakat Islam itu sendiri. Ini memang sulit akan tetapi dengan pengabdian kepada masyarakat insya Allah akan sampai,” kata Rektor dalam Semiloka Nasional Hukum Ekonomi Syariah, kerjasama antara Unisba dengan APPHEISI di Aula Unisba belum lama ini.

Ekonomi syariah saat ini mengalami perkembangan yang baik, baik di negara mayoritas muslim maupun negara-negara mayoritas non muslim melalui lembaga keuangan syariah. Dalam perkembangannya pun selama dua tahun terakhir ini, lembaga keuangan syariah melambat dan harus diwaspadai. Walaupun demikian, ekonomi syariah memiliki keunggulan yang sudah jelas dari sumber dan substansinya. Demikian disampaikan ketua panitia Semiloka Nasional Hukum Ekonomi Syariah Kerjasama Unisba dan APPHEISI, Prof. Dr. Hj. Neni Sri Imaniyati, SH., MH. di Aula Unisba, pada Selasa 20 Desember 2016.

Bu Neni yang menjabat Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unisba, menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran dalam pengembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetisi para peneliti dan pengajar ekonomi syariah.   ”Di tingkat perguruan tinggi sudah tampak tumbuh beberapa prodi kajian ekonomi syariah tersendiri ataupun di fakultas hukum, fakultas ekonomi dan fakultas ekonomi syariah dan berkolaborasi. Namun tentu saja hal ini perlu dikaji berkaitan dengan kurikulum dan sumber daya insani atau tenaga pengajarnya,” ujarnya.

Berbicara mengenai kurikulum, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP. yang hadir sebagai pembicara, mengungkapkan, yang harus diperharikan dahulu adalah program studinya. Kemudian sesuai dengan Permen No 44 2015 tentang SN DIKTI, diwajibkan membuat kurikulum sesuai dengan capaian pembelajaran yang disahkan oleh asosiasi program studi dan oleh asosiasi profesinya.

“Program studi ekonomi syariah maupun hukum ekonomi Islam belum ada capaian pembelajaran sehingga melalui APPHEISI ini saya harapkan memberikan kesempatan menentukan pertimbangan pilihan apakah rumahnya di program studi hukum atau rumahnya di ekonomi syariah atau di ekonomi Islam dan sebagainya karena selama belum ditentukan tidak bisa membuat capaian pembelajaran. Oleh karena itu Kemenristekdikti mulai tahun ini memberikan kebijakan yaitu semua kurikulum dan capaian pembelajaran harus berdasarkan kepada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua APPHEISI, Ro’fah Setyowati, SH., MH.PhD, mengatakan, kehadiran APPHEISI sebagai bentuk ekspresi bagaimana menjawab kegelisahan para ahli dan pemikir hukum karena perkembangan ekonomi ini khusunya ekonomi syariah ini tentunya membutuhkan aspek dan dukungan hukum.

Menurutnya, urgensitas kurikulum yang berkaitan dengan hukum ekonomi Islam terdapat beberapa kampus belum memiliki hukum ekonomi Islam. “Kami mengajak kepada para pengajar dan peneliti hukum ekonomi Islam di Indonesia untuk dapat bersinergi dan berkontribusi membangun negeri memberi warna pada negeri ini,” kata Bu Ro’fah.

Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan juga penandatanganan MoU antara Unisba dan APPHEISI. Seminar ini pun dibuka oleh Wakil Rektor III Unisba, H. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si. dan diisi dengan tiga pembicara lainnya yaitu Deden Firman Hendarsyah, SE., M.Bus (Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan Perizinan Perbankan Syariah Departemen Perbankan Syariah OJK), Prof. Dr. Anton Atholia, MM. (Guru Besar Ekonomi Syariah di UIN Bandung) dan Dr. Lastuti Abubakar, SH., MH. (Ketua Pengembangan Kurikulum dan Pengajaran APPHEISI). (Sari/Eki)

Sumber : www.unisba.ac.id

img_3020

Semiloka Nasional Hukum Ekonomi Syariah Kerjasama UNISBA dan APPHEISI

img_2884

NO WAKTU KEGIATAN KETERANGAN
SEMINAR NASIONAL
1 08.00 – 08.30 Registrasi Panitia
2 08.30 – 09.30 Pembukaan: Sie Acara
1. Pembacaan ayat suci Al Quran Encep Abdul Rojak, S.HI.,M.Sy
2. Sambutan Ketua panitia Prof. Dr. Hj. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.H.
3. Sambutan Ketua APPHEISI Ro’fah Setyowati, SH., NH.
4. Sambutan Rektor Unisba sekaligus membuka acara SEMILOKA NASIONAL 2016 Prof. DR.Dr. Thaufiq S. Boesoirie, MS., Sp. THT – KL (K)
3 09.30 – 11.00 Seminar Nasional
1. Presentasi OJK
topik “Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Lembaga Keuangan syariah di Indonesia”. Deden Firman Hendarsyah, S.E., M. Bus.  Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, Perizinan, Perbankan Syariah Departemen Perbankan Syariah OJK
2.       Akademisi
topik “Pengembangan Kurikulum Hukum Ekonomi Islam Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Industri Keuangan di Indonesia”. Prof. Dr. Anton Athoilla, MM. Guru Besar Ekonomi Syari’ah Di UIN Bandung
3. Appheisi
topik “Peran APPHEISI Dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Insani untuk Pengembangan Hukum Ekonomi Islam di Indonesia DR. Lastuti Abubakar, SH., MH.  (Ketua Pengembangan Kurikulum dan Pengajaran APPHEISI)
4 11.00 – 12.00 Diskusi Moderator
5 12.00 – 13.00 Ishoma
6 13.00 – 1.30 Penandatangan MoU UNISBA dan APPHEISI Prof. DR.Dr. Thaufiq S. Boesoirie, MS., Sp. THT – KL (K)
Ro’fah Setyowati, SH., NH.
7 13.30 – 15.030 Lokakarya dengan Topik
“Kebijakan Dan Pengembangan Mata Kuliah Hukum Ekonomi Islam Dalam Menunjang Kesiapan SDI” (Moderator )Ro’fah Setyowati, SH., MH., Ph.D
Komisi 1 ( Fakultas Hukum )
1. DR. Gemala Dewi, SH., LLM. (UI)
2. Fiska Silvia R. R., SH., M.M., LL.M. (UNAIR)
3. Khotibul Umam, SH., LL.M. (UGM)
4. Dewi Nurul Musjtari, SH., M.Hum. (UMY)
Komisi 2 (Fakultas Selain Hukum)
1. Prof. Dr. Hj. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.H.(UNISBA) (Moderator) Baidhowi, S.Ag., M.Ag.
2.       DR. Abdurrahman Misno  (Tazkia )
3.       Sofyan Alhakim, S.Ag., M.Ag. (UIN Bandung)
8 15.00 -15.30 Coffee Break
9 15.30 – 16.30 Lokakarya dengan Topik DR. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum.
“Kebijakan Dan Pengembangan Mata Kuliah Hukum Ekonomi Islam Dalam Menunjang Kesiapan SDI”
(Panel)

img_2899 img_2939 img_2959 img_2980 img_2990 img_2998 img_3000 img_3012 img_3017 img_3020

appheisi

Pelatihan & Talk Show Pembuatan Akta Notariil dalam Praktik Perbankan Syariah di Indonesia I

Perkembangan industri perbankan syariah cukup menggembirakan, dengan bertambahnya jumlah bank dan kantor layanan secara signifikan. Fenomena tersebut, menunjukkan bahwa kebutuhan pembuatan akta notariil perbankan syariah juga meningkat. Hal demikian mempunyai konsekwensi kesiapan para Notaris, sebagai pejabat negara yang telah ditunjuk oleh Undangundang dalam pembuatan akta notariil. Hal tersebut, selain sebagai peluang, juga merupakan tantangan bagi profesi Notaris. Notaris mempunyai posisi startegis terhadap kualitas syariah compliance (kepatuhan syariah) suatu akad, mengingat akta atau akad merupakan pembeda utama antara bank syariah dengan konvensional. Dengan demikian, bagi Notaris yang kurang faham dan terampil dalam pembuatan akta, maka akta dimaksud dapat beresiko menjadi sumber sengketa antara bank dengan nasabahnya. Berdasar pada pemikiran tersebut, maka Asosiasi Pengajar dan Peneliti Hukum Ekonomi Islam Indonesia (APPHEISI) berkerjasama dengan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Semarang menyelenggarakan edukasi berjenjang bagi masyarakat, khususnya para notaris yang dikemas dengan bentuk Pelatihan Nasional dengan tajuk “Pembuatan Akta Notariil Pada Perbankan Syariah di Indonesia ke 1”. Kegiatan ini juga didukung sepenuhnya oleh beberapa institusi terkait, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (ASBISINDO). Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini secara bertahap dapat menghasilkan notaris-notaris yang terampil dalam pembuatan akta notariil dalam praktik perbankan syariah. Selain itu, guna mengoptimalkan manfaat bagi para Notaris, acara Pelatihan tersebut juga dilengkapi dengan Talkshow yang mengupas tentang berbagai problematika profesi Notaris dalam operasional perbankan syariah di Indonesia.

 

Nara Sumber: 1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2. Majelis Ulama Indonesia (MUI) 3. Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) 4. Dr. Habib Adji, S.H.,M.Kn (INI) 5. Dr. M. Hafidh, S.H.,M.Kn (INI) 6. Prof. Dr. Syamsul Anwar, S.H.,M.A (UIN SUKA) 7. Prof. Dr. Neni Sri Imaniati, S.H.,M.Hum (UNISBA) 8. Ro’fah Setyowati, S.H.,M.H.,Ph.D (UNDIP) 9. Dewi Nurul Musytari, S.H.,M.Hum (UMY)

Tema Materi Pelatihan:  Kebijakan OJK terkait dengan Profesi Notaris Dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Aspek Legal Bank Syariah terkait Profesi Notaris. Tanggungjawab DSN/DPS Dalam Pemenyhan Syariah Compliancepada Industri Perbankan Syariah. Keterlibatan Notrais dalam Operasional Perbankan Syariah. Akad dan pembiayaan pada perbankan Dalam Perspektif Filosofis. Hukum jaminan dalam praktik Perbankan Syariah dan Permasalahannya. Teknik pembuatan akad dalam praktik Perbankan Syariah. Harmonisasi akad syariah dalam akte Notariil/PPAT di Indonesia. Penyelesaian Sengketa Akad Syariah Melalui Mekanisme dan Institusi Peradilan dan ADR

Kontribusi Rp 1.500.000,- Transfer ke Nomor Rekening, Nama Bank : BNI 46 Nomor Rekening : 1010106565 Nama Pemilik : a/n Vivin Gayatri (Foto Bukti Tranfer dikirimkan ke Panitia melalui WhatsApp (WA)/Fax dengan menulis nama lengkap dan gelar.)

Pendaftaran: 1. Yorien Sri Martini, S.H. (HP: 08122805521, Fax: (024) 8316842) 2. Tri Isdiyanti, S.H (HP: 0818454870, Fax: (024) 8506948) 3. Sri Suhediningsih, S.H.(HP: 08122811313), Fax: (024)7498140